KODE ETIK MENGGUNAKAN HANDPHONE, RADIO KOMUNIKASI, CHATTING, DAN EMAIL

KODE ETIK MENGGUNAKAN HANDPHONE

Saat ini ponsel pintar makin memungkinkan seseorang untuk chatting dengan harga murah, kapan saja, di mana saja. Sayangnya, kemudahan teknologi ini tak membuat semua orang bisa menempatkan diri kapan dan bagaimana harus memanfaatkannya. Tak jarang, seperti cerita di atas tadi, seseorang jadi terlihat tidak punya sopan-santun bagaimana menggunakan ponsel. Meskipun hal ini seharusnya sudah Anda ketahui sejak dulu, mari kita lihat kembali bagaimana etiket menggunakan ponsel sehari-hari.

1. Setiap kali akan menonton sebuah pertunjukan (entah nonton film atau nonton teater), biasanya sudah diumumkan peringatan untuk menonaktifkan ponsel. Bayangkan, Anda sudah membayar tiket pertunjukan dengan harga yang mahal, tetapi yang bisa Anda dengar hanya penonton lain yang sibuk ngobrol di telepon dengan suara lantang. Bukankah hal ini amat mengganggu?

Maka, jika tak ingin mematikan ponsel, aturlah dalam keadaan getar atau mode silent (sunyi). Saat ini semua ponsel dilengkapi dengan mode ini. Jangan pernah lupa peraturan ini jika tak ingin mendapat pandangan sinis dari orang-orang di sekitar tempat duduk Anda. Kalau memang amat penting dan mendesak, akan lebih sopan jika Anda menjawab telepon masuk di luar ruangan; tentu ketika Anda mengetahui telepon masuk tersebut melalui mode getarnya. Sebaliknya, Anda berhak untuk mengingatkan orang yang mengganggu di dalam bioskop karena ponselnya.

2. Beberapa hari lalu, pemerintah Amerika Serikat sampai-sampai mengeluarkan larangan keras bagi para pengendara mobil. Peraturan ini berisi larangan untuk mengetik SMS sambil mengemudi. Ini sudah bukan lagi masalah etiket di Amerika, tapi menyangkut masalah hukum. Di Indonesia? Masih belum ada kesadaran semacam ini. Saat ini pengemudi kendaraan (mobil dan motor!) bukan hanya menelepon sambil mengemudi, tetapi juga mengetik SMS. Tidakkah ini adalah tindakan gegabah, mengganggu, sekaligus membahayakan orang lain? Setidaknya satu kali per hari Kompas.com mendapati mobil yang jalannya oleng, dan ternyata si pengemudi sedang mengetik SMS (atau sedang chatting). Jika memang amat penting, mengapa tidak meminggirkan kendaraanya dulu agar lebih aman?

Menurut The New York Times, Exxon Mobil mengadakan survei mengenai hal ini. Survei tersebut mempertanyakan apakah dengan menunda SMS atau menelepon saat sedang mengendarai mobil, produktivitas perusahaannya bisa menurun? Hasilnya, tidak sama sekali.

Oh, ya, bukan hal yang salah pula jika Anda menegur pengemudi taksi yang Anda tumpangi dengan seenaknya menjawab atau mengetik SMS kala mengemudi.

3. Perhatikan pula intonasi Anda saat menjawab telepon. Anda tak pernah tahu seberapa besar tingkat suara Anda jika tak menjadi orang kedua yang mendengar suara Anda. Perkirakan pula intonasi Anda ketika sedang menjawab telepon di ruang publik atau di angkutan umum. Tak jarang kita menemukan orang yang mengangkat telepon dengan berteriak-teriak. Aduh, mengganggu sekali!

4. Oprah Winfrey bahkan menggelar tanya-jawab etiket mengenai penggunaan ponsel, berikut beberapa hasilnya;
* Apa yang harus dilakukan ketika kita sedang rapat dengan seseorang tapi Anda khawatir dengan anak yang sakit di rumah atau ada masalah di kantor?


Dalam keadaan ini, sebelum menjawab telepon disarankan untuk minta izin dulu dengan teman rapat Anda dan sebutkan alasannya agar mereka mengerti. Jangan berpikir bahwa dengan sembunyi-sembunyi mengirim SMS adalah sopan; justru sebaliknya. Seharusnya Anda katakan urgensinya sehingga si teman tidak menganggap Anda sombong atau tidak sopan.


* Bagaimana jika kita hanya ingin mengecek siapa yang mengirim e-mail atau memanggil melalui instant messenger saat sedang makan malam dengan teman atau pasangan?


Untuk yang satu ini, memang tidak bisa ditolerir. Jika memang tak terlalu genting, tak bisakah hal itu menunggu? Atau jika Anda memang sedang menunggu seseorang untuk membalas telepon atau SMS, mintalah izin ke toilet sebentar, tapi bukan berarti Anda bisa ke toilet sesering mungkin. Anda hanya akan membuat teman atau pasangan merasa kurang penting atau membosankan ketika Anda terus-terusan berkutat dengan telepon. Jika memang ia hanya menghabiskan waktu Anda, akhiri saja pertemuan itu dengan alasan yang masuk akal dan tidak menyakiti hatinya.

sumber : http://besteasyseo.blogspot.com/2009/10/etika-pakai-guna-ponsel-handphone-baik.html


KODE ETIK MENGGUNAKAN RADIO KOMUNIKASI

Sebagian dari kita pasti sudah mengenal radio komunikasi yang lebih dikenal dengan nama Walkie Talkie, atau mungkin dengan nama Handy Talkie (HT). Tetapi apakah kita juga tahu kode etik menggunakan radio komunikasi tersebut?

Berikut beberapa kode etik penggunaan radio komunikasi tersebut.

A. Komunikasi Point to Point

  1. Memantau dahulu / memonitor pada frekwensi / kanal yang diinginkan
  2. Wajib menyebutkan 10-28 (callsign) & 10–20 (posisi / tempat) memancar
  3. Menyebutkan 10-28 dan biasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan
  4. Memberikan kesempatan / prioritas kepada penyampai berita-berita yang penting
  5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  6. Mengatur jalur / kanal apabila muncul pertama kali di kanal / frekwensi
  7. Apabila jalur / kanal sibuk sementara butuh komunikasi agak panjang dengan seseorang, sebaiknya bergeser (tidak memonopoli kanal/ frekwensi)
  8. Menggunakan Kode Ten (kode 10) untuk efisiensi komunikasi
  9. Membiasakan menulis di Log Book, dicatat dengan siapa berkomunikasi dan kapan / tanggal dan waktu komunikasi dilakukan
  10. Menggunakan Nama Panggilan Juliet Zulu, No Daerah dan Suffiknya, contoh JZ12AR
  11. Dilarang menjadi net pengendali apabila sedang dalam statiun bergerak

B. Komunikasi melalui Repeater / pancar ulang

  1. Memonitor dahulu selama 3-5 menit
  2. Memperhatikan siapa yang sedang berkomunikasi
  3. Memperhatikan apa yang sedang dikomunikasikan. (penting/tidak)
  4. Masuk pada spasi atau interval (tidak perlu menggunakan kata break atau contact), dengan menyebutkan Callsign (10-28) dan apabila ingin berkomunikasi / memanggil seseorang, langsung memanggil dengan menyebut 10-28 orang yang dipanggil (contoh: JZ12AR memanggil JZ12DM, maka pada jeda spasi JZ12AR langsung masuk dengan mengatakan: JZ12DM, JZ12AR 10-25)
  5. Tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti / difahami
  6. Berkomunikasi seperti pada kanal / frekwensi kerja biasa
  7. Apabila ada hal yang bersifat darurat / emergency silahkan gunakan interupsi pada spasi / interval.
  8. Jangan memonopoli frekwensi dengan berkomunikasi hanya dengan satu orang, dan selalu memberikan kesempatan kepada orang lain yang mau menggunakan pancar ulang
  9. Membiasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan.
  10. Memberikan kesempatan kepada pengguna di lapangan / stasiun bergerak yg menggunakan perangkat dengan kemampuan terbatas
  11. Mengutamakan / memberikan kesempatan pada pembawa berita yg bersifat emergency / darurat
  12. Tidak dianjurkan berkomunikasi melalui repeater dengan menggunakan peralatan penguat mikrofon seperti: Echo, ALC, dsb – karena audio justru akan menjadi melebar dan tidak nyaman bagi orang lain yg mendengarkan.

C. Penggunaan kata INTERUPSI

  1. Apabila mau memotong / menyela pembicaraan disebabkan ada sesuatu informasi yang penting, gunakan pada saat jeda komunikasi atau spasi, kemudian masuk dengan menyebutkan identitas diri, Contoh : JZ12AR interupsi … dan yang sedang berkomunikasi sebaiknya mempersilahkan yg menginterupsi menggunakan frekwensi
  2. Setelah selesai kepentingannya sebaiknya dikembalikan pada pengguna sebelumnya dengan mengucapkan : Terima Kasih
  3. Kata Break atau Contact sebaiknya tidak dipakai, baik untuk keperluan menyela pembicaraan maupun apabila hanya ingin bergabung didalam pembicaraan / komunikasi
  4. Apabila tidak ada sesuatu yang penting dan hanya ingin bergabung maka pada saat jeda / spasi cukup menyebutkan identitas diri, Contoh: JZ12AR masuk / bergabung atau cukup dengan menyebut JZ12AR saja
  5. Apabila mengetahui ada yang mau bergabung, pengguna sebelumnya sebaiknya juga merespon, Contoh: Terdengar JZ12AR, mohon bersabar satu dua kesempatan

PENGGUNAAN STASIUN KRAP

  1. Stasiun KRAP hanya boleh digunakan untuk komunikasi radio dalam negeri
  2. Stasiun KRAP dapat digunakan untuk kegiatan :
    a. Hubungan persahabatan dan persaudaraan antar sesama anggota;
    b. Pembinaan, penyuluhan dan kegiatan RAPI;
    c. Bantuan komunikasi dalam rangka kegiatan kepramukaan, olah raga, sosial kemasyarakatan dan kegiatan kemanusiaan lain;
    d. Penyampaian berita marabahaya, bencana alam, dan pencarian dan pertolongan (SAR).
  3. Kegiatan KRAP di luar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam point (1) yang kegiatannya berskala nasional harus mendapat persetujuan Direktorat Jenderal sedang kegiatan yang berskala Daerah harus mendapat persetujuan Kepala Dinas Propinsi
  4. Dalam kegiatan KRAP wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  5. Stasiun KRAP dilarang digunakan untuk :
    a. Memancarkan berita yang bersifat politik, SARA, dan atau pembicaraan lainnya dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban;
    b. Memancarkan pemberitaan / berita yang bersifat komersial;
    c. Memancarkan berita sandi kecuali kode-10 (ten-code);
    d. Berkomunikasi dengan stasiun KRAP yang tidak memiliki izin atau stasiun radio lain selain stasiun KRAP;
    e. Disambungkan dengan jaringan telekomunikasi lain milik penyelenggara telekomunikasi;
    f. Memancarkan berita merabahaya atau berita lain yang tidak benar;
    g. Memancarkan informasi yang tidak sesuai peruntukannya sebagai sarana komunikasi radio antara lain memancarkan musik-musik, menyanyi, pidato, dongeng, pembicaraan asusila.
  6. Stasiun KRAP atau perangkat KRAP dilarang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk kepentingan dinas instansi pemerintah/swasta.
  7. Stasiun KRAP dilarang digunakan di atas kapal laut atau di pesawat udara
  8. Stasiun KRAP dengan seizin pemiliknya dapat digunakan oleh pemegang IKRAP lainny dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku
  9. Stasiun KRAP meskipun dengan sepengetahuan pemiliknya tidak diizinkan untuk digunakan oleh seseorang yang tidak memiliki IKRAP
  10. Stasiun KRAP harus dapat dikenali dari nama panggilan yang setiap kali dipancarkan dengan menyebut nama panggilan (10-28) pada permulaan dan akhir komunikasi radio yang diselenggarakan, dilaksanakan paling sedikit setiap 3 (tiga) menit sekali
sumber : http://aset88.wordpress.com/2010/03/17/kode-etik-menggunakan-radio-komunikasi/



KODE ETIK MENGGUNAKAN CHATTING

Walaupun Chatting hanyalah obrolan dua orang yang tidak saling tatap muka,namun mengobrol lewat chatting harus mematuhi beberapa etika agar lawan chatting kita merasa nyaman melakukan obrolan dengan kita.terkadang ada beberapa orang yang merasa kalau lewat chatting mereka bisa melakukan apapun.tapi sejauh ini ada beberapa fasilitas chatting yang mengawasi saat anda sedang berchatting ria.jika ada yang melakukan hal hal yang melanggar etika misalnya berbicara kotor,maka kamu bisa langsung di banned alias di tendang dari chatt room.kamu tidak mau kan di cap sebagai bad chatter.maka kamu bisa baca beberapa etika dalam berchatting:

1.jujur
berusaha untuk berbicara jujur.memang sih kita jujur atau tidak,tean chatting kita tidak akan tahu.tapi beberapa orang sangat senang dengan kejujuran.jika dari awal chatting,kamu sudah berbohong maka di kemudian hari kamu bisa menerima akibatnya...salah satunya mereka akan malas chatting dengan kamu lagi

2.Jangan suka iseng
tidak semua orang yang sedang online berarti mereka memiliki waktu untuk chatting,ada beberapa orang yang online tapi mereka sedang sibuk dengan pekerjaannya.jika kamu menggunakan yahoo messenger,usahakan jangan terlalu sering "buzz" teman chatting kamu.karena hal itu akan membuat mereka marah...

3.Sopan
baik di kehidupan nyata maupun dunia maya,kita harus selalu bersikap sopan.usahakan untuk selalu berbicara dan bersikap sopan.jangan pernah mengucapkan kata kata kotor,jika kesan peratama kamu sudah jelek maka selanjutnya mereka tidak akan lagi mau chatting dengan kamu.

4.Ucapkan salam
setiap kali mulai chatting tidak ada salahnya kamu menuliskan beberapa kata salam seperti..halo,selamat pagi,selamat siang,apa kabar..dijamin mereka akan senang mendengarnya.dan jika akan mengakhiri percakapan..bisa gunakan kata sampai jumpa lagi,selamat tinggal,bye,atau senang ngobrol dengan kamu.

5.pasang status
jika kamu tidak mau diganggu oleh teman chatter lain.kamu bisa memasang status seperti "bussy,dont disturb,gak bisa diganggu"

6.jangan terlalu cuek
jangan terlalu lama membalas pesan dari lawan chatting kamu.karena mereka tidak akan suka disuruh menunggu terlalu lama,jika kamu sedang sibuk,katakan sedang sibuk agar mereka merasa tidak dicuekin

7.perhatikan penggunaan huruf
terkadang kamu menganggap remeh huruf besar(caplock).karena kamu merasa huruf besar dan huruf kecil sama saja.tapi huruf besar dan huruf kecil memiliki arti berbeda.jika menggunakan huruf kecil berarti nada bicara kamu normal dan biasa saja.tapi jika kamu menggunakan huruf besar berarti kamu sedang teriak dan bicara dengan nada keras.bagi orang yang mengerti dengan arti tulisan tersebut,mereka akan merasa tersinggung jika kamu menggunakan huruf besar.jadi hindari penggunaan huruf besar

8.mengganti topik
jika kamu sedang masuk kesalah satu room.disana pasti mereka sedang membahas suatu topik.jangan sekali kali kamu mencoba mengganti topik pembicaraan.karena mereka bisa marah.ikuti topik pembicaraan yang sedang dibahas.jika kamu merasa tidak cocok dengan topik yang sedang dibahas,kamu bisa pindah room dan mencari room yang sesuai dengan selera kamu.

9.jangan membicarakan SARA
saat mengobrol,jangan pernah membawa bawa masalah SARA kedalam topik pembicaraan.karena hal ini sangatlah sensitive,mereka dengan mudahnya akan merasa sangat tersinggung

10.jangan memaksakan kehendak
jika lawan bicara kamu sudah tidak mau lagi mengobrol,jangan paksakan kehendak.karena mereka akan langsung berpikir negative tentang kamu

itulah beberapa etika chatting yang harus kamu patuhi,semoga setelah memerapkannya.kamu bisa disukai oleh lawan chatting kamu.

sumber : http://andi-and1godwar.blogspot.com/2009/01/etika-dalam-chatting.html


KODE ETIK MENGGUNAKAN EMAIL

E-mail dapat membantu dalam banyak hal. Tapi penggunaan e-mail tanpa etiket yang benar dapat berakibat fatal dalam beberapa kasus. Beberapa petunjuk singkat kiat-kiat ber "e-mail" yang baik:

E-mail dapat digunakan untuk memberikan info singkat yang jelas, untuk meminta petunjuk dari atasan ataupun memberikan perintah tugas sederhana kepada staf lain Jangan gunakan e-mail untuk informasi yang kompleks ataupun masalah yang membutuhkan pemecahan dari beberapa orang. Dalam hal ini e-mail bukanlah alat terbaik dalam proses pengambilan keputusan yang cepat.

  • Jangan gunakan e-mail untuk hal-hal yang bersifat sangat pribadi atau subyektif karena kemungkinan kesalah-pahaman dapat sangat terjadi.
  • Jangan gunakan e-mail bila hal ini akan mengurangi kesempatan anda bertatap-muka dengan seseorang E-mail tidak akan pernah dapat menggantikan manfaat yang lebih besar dari komunikasi tatap-muka.
  • E-mail dapat digunakan sebagai salah satu variasi dalam memberikan motivasi kerja ke rekan lain berupa pujian, ucapan terima-kasih dsb.
  • Sebelum mengirimkan suatu pesan e-mail, pertimbangkanlah apakah pesan tersebut layak/pantas diterima si penerima. Isi e-mail tertentu dapat membuat si penerima salah paham dan menimbulkanrasa marah. Bila anda menerima e-mail seperti itu, segeralah jawab kepada si pengirim untuk tidak mengirimkannya e-mail sejenis itu lagi.
  • Abaikan segala jenis e-mail yang bersifat "surat berantai" atau HOAX (ancaman yang tidak benar mengenai virus komputer). Hal ini hanya akan membuang waktu dan menurunkan produktifitas kerja anda.
  • Segeralah jawab e-mail yang membutuhkan jawaban anda. Bila anda belum mempunyai jawabannya, kirimkanlah pesan bahwa anda akan menjawabnya pada waktu atau tanggal tertentu.
  • Sediakan waktu khusus (misalnya setiap pagi, saing dan sore @ 1/2 jam) untuk memeriksa e-mail anda agar produktifitas kerja anda terjaga.
  • Sesuaikan bahasa e-mail anda dengan kepada siapa saja e-mail itu anda tujukan. Ingatlah bahwa dengan e-mail anda dapat berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak/posisi dalam suatu perusahaan.
  • Hati-hatilah, e-mail dapat menjadi alat penyebar virus yang cepat bila terlampir program-program komputer yang tidak ter"scan" dengan baik.
sumber : http://marcel2303.multiply.com/journal/item/16/Kode_Etik_Email_


Etika dan Profesionalisme dalam IT

Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral.
Etika merupakan prinsip moral atau nilai akhlak atau tingkah laku yang menjadi pegangan seseorang individu atau sesuatu kumpulan. Prinsip moral dan kesedaran akhlak ini tidak boleh dicapai oleh seseorang tanpa menjalin perhubungan sosial dengan orang lain.
Peranan etika bagi aktivitas mahasiswa yaitu menjadi landasan dalam melakukan kegiatan yang tetap mengacu atau melihat nilai-nilai dan norma-norma, sehingga segala perbuatan dan tingkah laku kita dapat diterima masyarakat.

Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus.
Menurut definisinya, profesionalisme adalah perilaku, tujuan dan kwalitas yang sangat tinggi dan konsisten yang memberi ciri kepada profesi seseorang.

Teknologi Informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Karena TI ibarat pisau bermata dua, legal dan ilegal, baik dan buruk, maka mau tak mau berhubungan dengan etika.

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui bahwa hal yang tidak etis belum tentu ilegal. Jadi, dalam kebanyakan situasi, seseorang atau organisasi yang dihadapkan pada keputusan etika tidak mempertimbangkan apakah melanggar hukum atau tidak.

Banyaknya aplikasi dan peningkatan penggunaan TI telah menimbulkan berbagai isu etika, yang dapat dikategorikan dalam empat jenis:

  1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi).
  2. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses.
  3. Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak.
  4. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya.
Tak seperti dunia kedokteran yang usianya sudah ratusan abad, bidang TI adalah profesi baru. Walaupun ada juga yang melanggar, dalam dunia kedokteran, etika profesi sangat dijunjung tinggi. Ini jauh berbeda dengan dunia TI, di mana orang sangat mudah melanggar etika.



Softskill

Menurut saya softskill perlu di lanjutkan untuk menambah kreativitas para mahasiswa. Dengan adanya softskill para mahasiswa yg tadinya masih awam dapat mengembangkan pengetahuan mereka. apalagi softskill tidak perlu ujian seperti UTS dan UAS sehingga sangat membantu mahasiswa.

saran : tugas softskill dari setiap mahasiswa harap di perhatikan.. Krn kami sudah sengaja meluangkan waktu untuk mengerjakan tugas ini.. Terima kasih

Tokoh Telematika Indonesia (Onno W. Purbo)

Onno Widodo Purbo lahir di Bandung, Jawa Barat, 17 Agustus 1962 adalah seorang tokoh yang kemudian lebih dikenal sebagai pakar di bidang teknologi informasi asal Indonesia. Ia memulai pendidikan akademis di ITB pada jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981. Enam tahun kemudian ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan studi ke KanadaPAUME. dengan beasiswa dari

RT/RW-Net adalah salah satu dari sekian banyak gagasan yang dilontarkan. Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya filosofi copyleft, banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di internet.

Riwayat pendidikan

* 1987 S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Elektro. Judul skripsi "Perancangan dan implementasi rangkaian RS232C 8 kanal & program untuk praktikum" di bawah bimbingan Prof. DR. Samaun Samadikun dan DR. Adang Suwandi
* 1989 S2 (M.Eng) McMaster University, Kanada – Semikonduktor Laser. Judul tesis "Numerical models for degenerate and heterostructure semiconductor diodes" di bawah bimbingan Prof. DR. D.T.Cassidy dan Prof. DR. S.H. Chisholm.
* 1993 S3 (Ph.D) Universitas Waterloo, Kanada – Teknologi Rangkaian Terintegrasi untuk Satelit. Judul tesis "Studies on Polysilicon Emitter Transistors made on Zone-Melting-Recrystallized Silicon-on-Insulator" di bawah bimbingan Prof. DR. C.R. Selvakumar.

Penghargaan

Menerima beberapa penghargaan / pengakuan tingkat nasional dan internasional, seperti

* 1987, Lulusan Terbaik, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
* 1992, Masuk dalam buku "American Men and Women of Science", R.R.Bowker, New York (Amerika Serikat).
* 1994, Profil Peneliti, KOMPAS 26 Desember 1994.
* 1996, Menerima "Adhicipta Rekayasa", dari Persatuan Insinyur Indonesia.
* 1997, Menerima “ASEAN Outstanding Engineering Achievement Award”, dari ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO)
* 2000, Masuk dalam buku "Indonesia Abad XXI: Di Tengah Kepungan Perubahan Global", Editor Ninok Leksono, KOMPAS.
* 2002, Eisenhower Fellow, dari Eisenhower Fellowship(Amerika Serikat).
* 2003, Sabbatical Award, dari International Development Research Center (IDRC) (Kanada).
* 2005, Ashoka Senior Fellow, dari Ashoka(Amerika Serikat).
* 2008, Menerima "Gadget Award Exclusive Appreciation", dari Majalah Gadget.
* 2008, Menerima "IGOS Summit 2 Award", dari MENKOMINFO "Atas Semangat dan Perjuangan menyebarluaskan pemanfaatan Open Source di Indonesia.
* 2008, Masuk dalam buku "Indonesia 100 Innovators", Business Innovation Center .
* 2008, Menerima Gelar "Pahlawan Generasi Masa Kini" dari Modernisator.
* 2009, Indigo Fellow: Digital Community Fellow, dari PT. Telekomunikasi Indonesia.
* 2009, Anugrah "TIRTO ADHI SOERJO" kategori Pelopor / Pemulai, dari [I:BOEKOE].
* 2009, Anugrah "Competency Award 2009" dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)


Peristiwa penting

* Mei 1998, memimpin penulisan naskah "Kerangka Konseptual: Nusantara 21" di Yayasan Litbang Telekomunikasi Informatika (YLTI).
* 1999-2000, kepala Perpustakaan Pusat Institut Teknologi Bandung (ITB).
* Mantan Dosen Institut Teknologi Bandung, sejak Februari 2000. Berdasarkan SK MENDIKNAS No. 533/K01.2/KP.04.2/SK/2000 tanggal 28 Februari 2000 tentang Pemberhentian dengan Hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil ditandatangani oleh Prof.Dr.Ir. Djoko Santoso M.Sc. a.n. MENDIKNAS.
* Memberi Workshop Internet Wireless dan VoIP di beberapa negara, seperti, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Bangladesh, Bhutan, Cambodia, Denmark, Laos, India, Malaysia, Nepal, Thailand, Timor Leste, Tunis.
* Menjadi anggota advisory board pada beberapa organisasi nasional & Internasional, seperti,
o Masyarakat Telematika (MASTEL), 2006.
o UNDP Asia-Pacific Development Information Programme (APDIP), 2006.
* Pernah menjabat di pengurusan ORARI Lokal dan Daerah Jawa Barat maupun Jakarta.
* Sejak tahun 2006, menjadi koordinator bagian Pendidikan & Latihan (DIKLAT) di pengurus ORARI Pusat yang materinya dihosting di beberapa situs di Internet
* Sejak tahun 2007, membina Kelompok Remaja Melek IT (Kerm.IT) di lingkungan Kemayoran, Jakarta Pusat.
* Sejak September 2008 aktif sebagai Qualified Trainer di Wireless University http://www.wirelessu.org untuk memberikan training teknologi wireless internet di seluruh dunia.

Karya

Distro Linux

  • Distro SchoolOnffLine
  • Distro SMEOnffLine
  • Distro ORARINux
  • Distro SekolahNux
  • Distro IPTEKNux

Publikasi internasional

Beberapa cuplikan publikasi internasional yang pernah dilakukan adalah,

  • Onno W. Purbo, D.T. Cassidy and S.H. Chisholm, "Numerical model for degenerate and heterostructure semiconductor devices," J. Appl. Phys., vol. 66, no. 10, pp. 5078-5082, 15 November 1989.
  • Onno W. Purbo and C.R. Selvakumar, "Simultaneous extraction of hole barrier height and interfacial oxide thickness in polysilicon emitter bipolar transistors," Solid State Electronics, Vol. 34, No. 8, pp. 821-826, 1991.
  • Onno W. Purbo and C.R. Selvakumar, "High gain SOI polysilicon emitter transistors," IEEE Electron Device Letter, Vol. 12, No. 11, pp. 635-637,1991.
  • Onno W. Purbo and Adang Suwandi, "Automation of Bipolar Transistor Characterization," IEEE conference, Kuala Lumpur, 1992.
  • Onno W. Purbo, "Development of Low Cost Wide Area Network in Indonesia," Journal of Scientific Indonesia, Vol. 1, No 1, October 1991.
  • Onno W. Purbo, "SOI Transistor for high speed devices and satellite applications," Journal of Scientific Indonesia, Vol. 1, No 1, October 1991.
  • C.R.Selvakumar and O.W.Purbo, "Polysilicon emitter bipolar transistor realized on Zone-Melting-Recrystallized Silicon-on-Insulator material," SPIE conference on "Emerging Optoelectronic Technologies" Bangalore, India, 16-21 December 1991.
  • Onno W. Purbo, C.R. Selvakumar and D. Misra (NJIT, USA), "Reactive Ion Etching of SOI (ZMR and SIMOX) Silicon in CF4+O2 and SF6+O2 Plasmas," the Fifth International Symposium on Silicon-on-Insulator Technology and Devices of the Electrochemical Society, St. Louis, Missoury, 17-22 May 1992.
  • Onno W. Purbo, C.R. Selvakumar and D. Misra (NJIT, USA), "Reactive Ion Etching of SOI (SIMOX and ZMR) Silicon in Nitrogen Containing CF4 + O2 and SF6 + O2 Plasmas," Journal of Electrochemical Society, vol. 140, no. 9, pp. 2659-2668, 1993.
  • Onno W. Purbo, "An alternative approach to built low cost TCP/IP-based Wide Area Network in Indonesia," the South East Asia Regional Computer Confederation (SEARCC) '92 regional conference, Kuala Lumpur, 14 August 1992.
  • Onno W. Purbo, "The building of information infra-structure to sustain the current growth in Indonesia," The Canadian Association for Studies on International Development (CASID) conference, Carleton University, Ottawa, 7-9 June 1993.
  • O.W.Purbo and C.R.Selvakumar, "Gamma radiation effects on ZMR-SOI Polysilicon Emitter Transistors," 1993 International Conference on Microelectronics, Dhahran, 14-16 December 1993.
  • Onno W. Purbo, "Low cost strategies for a sustainable microelectronics information system," MICRO'93, Surfers Paradise, Queensland, Australia 5-8 October 1993.
  • Onno W. Purbo, "A Unified Model of Early Voltage for Bipolar Transistors at low temperatures," the 3rd ASEAN regional seminar (TARSMIT 94) on Microelectronics and Information Technology, 9-11 August 1994, Bangkok, Thailand.
  • Onno W. Purbo, "Early voltage of ZMR-SOI polysilicon emitter transistors at low temperatures," the 3rd ASEAN regional seminar (TARSMIT 94) on Microelectronics and Information Technology, 9-11 August 1994, Bangkok, Thailand.
  • Onno W. Purbo, F. Ihsan Hariadi & Mervin Hutabarat, "The microelectronics infrastructure in Indonesia," International Conference on Microelectronics 1994, Istambul, Turkey.
  • Onno W. Purbo, "The Indonesia Computer Network Infrastructure A Status Report," Expert Group Meeting in the Development of RIHED Information Network on Higher Education, Bangkok, Thailand, March 14‑16, 1995.
  • Budi Jatmiko, Abdulbasir, Eddy Yahya, Onno W. Purbo, and Ihsan Hariadi, "Optimizing temperature and time of phosphorous diffusion in p/B type polycrystalline silicon substrate," International Conference on Microelectronics ICM'95, Kuala Lumpur, Malaysia.
  • Onno W. Purbo, Ichwan F. Agus, Arman Hazairin, A. Daniel Sembiring, Rudi Nursasono, Aulia K. Arief, Basuki Suhardiman, Zilmy Zamfarra, M. Halomoan Rambe, Februaris Purnomo, Bondan, Unedo Matondang, Denisz, Ismail Fahmi, Adnan, "Development of Computer Communication Network & its present status in Indonesia," The 4th ASEAN Science and Technology Week, 21 August - 1 September, Bangkok, Thailand.
  • Soegiardjo Soegijoko, Onno W. Purbo, Widiadnyana Merati, Priyono Sutikno, Intan Achmad, "Indonesia Computer Network Status", Asia Pacific Networking Group (APNG) Meeting, 22-24 January 1996, Singapore.
  • D.Misra, O.W.Purbo, C.R.Selvakumar, "Reduction of damage in Reactive Ion Etched Surfaces through Process Modification," SPIE: Microelectronics Processing '93, Monterey, California, 27-29 September 1993.
  • Onno W. Purbo, “Indonesian Information Infrastructure & The Strategy to Implement Electronics Data Interchange (EDI),” International Seminar on Electronic Data Interchange: Implementation in Transport Sector, Yogyakarta 11-12 June 1997.

Buku

Menulis lebih dari 40 judul buku dengan topik sekitar teknologi Internet, Open Source, Linux, Keamanan Jaringan, Wireless Internet, Internet Telepon (VoIP). Beberapa diantaranya dalam bahasa Inggris dan dapat di download di Internet. Beberapa diantara buku tersebut adalah,

  • 1998, Onno W. Purbo, Gadang Ramantoko, Khrisnahadi Pribadi, Bobby Nazief, "Kerangka Konseptual Nusantara 21", Yayasan Litbang Telekomunikasi Informatika.
  • 1998, Onno W. Purbo, Ismail Fahmi, Akhmad Husni Thamrin, Adnan Basalamah, “TCP/IP: Konsep Disain dan Implementasi”, Elexmedia Komputindo.
  • 2000, Onno W. Purbo, "Teknologi Warung Internet", Elexmedia Komputindo.
  • 2000, Onno W. Purbo dan Akhmad Daniel Sembiring, "Linux RedHat", Elexmedia Komputindo.
  • 2001, Thabratas Tharom dan Onno W. Purbo, "VOIP: Voice over Internet Protocol", Elexmedia Komputindo.
  • 2001, Onno W. Purbo dan Akhmad Daniel Sembiring, "APACHE Web Server", Elexmedia Komputindo.
  • 2001, Onno W. Purbo dan Ridwan Sanjaya, "Membuat Aplikasi WAP dengan PHP", Elexmedia Komputindo.
  • 2002, Onno W. Purbo, "Konferensi Video Melalui Internet", Penerbit Andi.
  • 2002, Onno W. Purbo dan Ridwan Sanjaya, "Membangun Web dengan JSP", Elexmedia Komputindo.
  • 2003, Onno W. Purbo, "Filosofi Naif Kehidupan Dunia Cyber", Penerbit Republika.
  • 2003, Onno W. Purbo, "Infrastruktur Wireless Internet Kecepatan 11-22Mbps", Penerbit Andi.
  • 2004, Samuel Prakoso, Tomy dan Onno W. Purbo, "Panduan Praktis Menggunakan E-mail Server Qmail", Elexmedia Komputindo.
  • 2004, Onno W. Purbo, "Practical Guide to Internet Telephony", International Development Research Center
  • 2004, Onno W. Purbo, "Practical Guide To Build A WiFi Infrastructure", International Development Research Center
  • 2005, Onno W. Purbo, "Buku Pegangan Internet Wireless dan Hotspot", Elexmedia Komputindo.
  • 2006, Onno W. Purbo, "PC Cloning Windows pakai Linux LTSP", Penerbit Andi.
  • 2006, Onno W. Purbo, "Buku Pegangan Pengguna ADSL dan Speedy", Elexmedia Komputindo.
  • 2007, Onno W. Purbo, "Buku Pegangan VoIP Rakyat Cikal Bakal Telkom Rakyat", InfoKomputer.
  • 2007, Onno W. Purbo, "Panduan Praktis RT/RW-net", Infokomputer.
  • 2007, Onno W. Purbo, "Akses Internet Menggunakan 3G", CHIP.
  • 2007, "ICT Infrastructure in Emerging Asia: Policy and Regulatory Roadblocks", (co author) LIRNEAsia
  • 2008, Onno W. Purbo, "Intel Platform Administration Technology", Penerbit Andi.
  • 2008, Onno W. Purbo, "Panduan Mudah merakit + menginstal server linux", Penerbit Andi.
  • 2008, Onno W. Purbo, "Membangun Pemancar FM broadcast komunitas", Penerbit Andi.
  • 2009, Onno W. Purbo, "Ayo memblok situs negatif", Penerbit Andi.

Kebijakan Saya sebagai Menkominfo 2009-2014

"Mastel dan Kebijakan Tarif Telekomunikasi"

Merunut pada Rancangan Peraturan Menkominfo sebagai pengganti Peraturan Menkominfo No.12 /PER/M.KOMINFO/2006. yang merupakan peraturan transisi yang dibuat dalam rangka memenuhi pengaturan perhitungan tariff STBS menjadi acuan DirJen Postel/BRTI.

Kebijakan mengenai tariff telekomunikasi adalah :

  1. Menghilangkan charge tidak hanya tentang costbase dari suatu service tetapi bagaimana servicenya terstandarisasi.
  2. Harmonisasi dari harga retail dan interkoneksi.
  3. Interkoneksi merupakan faktor dominant namun bukan satu-satunya faktor yang menentukan tarif.
  4. Diusulkan agar aturan pemerintah : hanya mengatur floor price untuk tarif penggunaan, besar floor prize adalah sebesar biaya interkoneksi, biaya panggilan on net tidak hanya diatur dalam keputusan pemerintah, bentuk pengawasan pemerintah adalah kolektiv bukan preventif.
  5. Regulatory Perspective : Pricing di industri selular tidak akan pernah naik, persaingan dalam industry wireless tidak saja hanya sesame selular saja atau sesame FWA, tetapi FWA dan seluler saat ini telah saling mensubstitusi.
  6. Untuk memberikan tarif yang murah perusahaan harus yakin bahwa itu dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.
  7. Dari perhitungan interkoneksi yang sudah dilakukan bukan suatu alasan untuk para operator menaikan tariff.
Opini mengenai tariff telekomunikasi adalah :

  • Kenapa pengaturan tariff harus begitu rumit.
  • Kewajiban pemerintah adalah untuk menetapkan formula
  • Tarif interkoneksi harus ada justifikasi akademisnya.
  • Interkoneksi perlu diatur, jika tidak akan terjadi chaos.
  • Norma-norma internasional harus diperhatikan
  • Interkoneksi merupakan jantung dari kompetisi
  • Pengaturan tarif tergantung pada pasar dengan ada formulanya.
  • Pengawasan harus dilakukan agar pricing tidak mengawasi pasar.

Cita-cita di masa depan

Setelah lulus kuliah nanti saya ingin menjadi orang sukses tentunya. Setiap orang kan pasti ingin sukses di masa yang akan datang. Yah, sebagai manusia saya tidak berharap terlalu tinggi dulu di awal masa kelulusan saya. Pertama-tama saya akan melamar pekerjaan yang sesuai dengan kempuan saya yah bisa sebagi programmer atau admin di suatu perusahaan. Karena masih pemula sebaiknya saya tidak terlalu tinggi menuntut fasilitas dan gaji yang besar dari perusahaan yang akan menjadi tempat saya bekerja. Anggap saja semua itu untuk menambah pengalaman terlebih dahulu.

Setelah 1 tahun, 2 tahun, atau minimal 3 tahun bekerja barulah saya akan mencari pekerjaan yang lebih banyak prospek di masa mendatang dan tentunya di perusahaan yang bonafit pula. Menjadi pekerja papan atas atau eksekutif muda dengan gaji yang tingggi. Terus berjuang dan melanjutkan cita-cita sampai suatu saat nanti bisa sukses dan insyaallah berda di puncak karir sebagai direktur.. amin.

Saat ini persiapan saya sebagai mahasiswa yang mengejar cita-cita adalah belajar dengan tekun, supaya nilai IPK saya terus menanjak karena menurut prinsip saya dengn IPK yang tinggi dan kemampuan yang matang akan lebih mudah nantinya dalam mencari pekerjaan.. amin. Karena sudah di sekolahkan tinggi-tinggi oleh orang tua saya., sudah selayaknya sebagai anak saya dapat membalas budi mereka dari sekarang minimal dengan belajar yang tekun. Baru setelah bekerja nanti saya harus bisa membahagiakan mereka.

Semoga cita-cita saya untuk menjadi pekerja yang sukses, gaji yang tinggi, dan dapat membahagiakan orang tua saya semuanya dapat terwujud.. amin,, amin yaa robbal alamin.

Karaoke

Karaoke adalah sebuah bentuk hiburan di mana seseorang menyanyi diiringi dengan musik dan teks lirik yang ditunjukkan pada sebuah layar televisi. Di Asia, karaoke sangat popular.

Kalo lagi bete sama stress memang yang paling enak itu ya karaokean..
apalagi kalo perginya bareng sama temen-temen yang pada gila abiz n gag tau malu..
ditambah pula ditraktir,, wah tambah mantabz tuh..

namanya anak-anak gila dari karaokean di NAV sampai di box yang ada di funworld juga dikerjain.. dah mana nyanyinya bukan nyanyi lagu-lagu yang normal lagi...

contohnya hari senin kemarin semua lagu di nyanyiin..
mulai dari lagu india, lagu mandarin, lagu dangdut, lagu medley, lagu bahasa inggris.. sampai suara serak tapi tetep seneng abiz.

dah mana pulang nya kehujanan.. sampai malam pula.. dimarahin papah pula..
haiah,, pokoknya hari itu bener-bener berkesan..hoho..